Minggu, September 16, 2012

'MOTHER'S DAY', Mengulang Kesadisan Sosok Ibu

MOTHER'S DAY adalah sebuah remake dari film berjudul sama yang rilis pada tahun 1980. Hasil box office versi aslinya terbilang biasa saja meski sempat tuai kontroversi akibat kesadisan yang dipertontonkan.
Namun karena ceritanya sendiri memang kuat dan begitu menarik untuk diangkat kembali ke layar lebar, jadi tak ada salahnya jika dengan optimis Darren Lynn Bousman, sebagai sutradara, berani memvisualkan kembali naskah lama yang telah diracik sedemikian rupa oleh Scoot Milam.

indramayu, radio, radio indramayu, indramayu online, radio indramayu online, radio online indramayu, radio fm indramayu, radio streaming indramayu, radiobgfm, bgfm, band indramayu, logo indramayu, konser indramayu, gadis indramayu, cewek indramayu, pemda indramayu, polres indramayu, logo radio indramayu, mangga indramayu, penyiar indramayu, iklan indramayu

Kisah dibuka dengan pesta ulang tahun yang diadakan Beth Sohapi (Jaime King) untuk suaminya, Daniel Sohapi (Frank Grillo) dengan mengundang teman-teman mereka ke rumah yang baru saja ditempati selama 2 bulan. Tapi siapa yang menyangka bila di tengah pesta, tiga orang perampok bank bersaudara, yang salah satunya terluka parah akibat kena tembak, menyusup masuk untuk bersembunyi.
Perampok itu mengira rumah yang di masuki adalah rumah mereka dulu. Tak tahunya rumah tersebut sudah dijual pada orang lain. Panik mendapati ketidaktahuan, Ike (Patrick John Flueger), salah satu nama perampok, malah menyandera seisi rumah dengan harapan tak ada yang melaporkan kedatangan mereka yang kini tengah menjadi buronan polisi.
Masalah semakin rumit ketika Ibu komplotan perampok itu (Rebecca De Mornay) datang bersama adik perempuan mereka, Lydia (Deborah Ann Woll). Dia menuduh bahwa pasangan suami-istri Sohapi telah menyembunyikan uangnya yang selama ini dikirimkan ke alamat rumah lama oleh anak-anaknya. Segala cara pun dilakukan demi mendapatkan kembali uang yang hilang. Bahkan dengan nyawa sekalipun.
Film yang dari awal memang sudah menampakkan gejala-gejala 'tak beres' ini sukses membuat saya (sebagai penonton) lagi-lagi ketakutan dan menutup mata melihat betapa sadisnya keluarga Koffin. Mereka, sungguh tak kenal ampun menyiksa manusia bak seekor bintang demi uang.
Parahnya kesadisan kesadisan yang masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan slasher sejenis, tampak sangat real dan begitu sakit. Belum lagi permainan emosi antar karakter yang ternyata tak cuma numpang lewat, membuat film ini tak sekosong film kebanyakan yang hanya menjual unsur sadis.
Jajaran cast juga sanggup berperan secara baik dan luar biasa. Terutama Rebecca De Mornay yang berperan sebagai sang ibu. Seriously, ekspresi kejamnya begitu mengena. Selain Rebecca, film ini juga menampilkan si cantik Briana Evigan (STEP UP 2, SORORITY ROW) yang hampir saja topless, serta cameo dari Alexa Vega (SPY KIDS, FROM NADA TO NADA). Belum lagi score musik yang menambah nuansa spooky, makin lengkap membuat penonton tetap duduk sambil beberapa kali dibuat sport jantung.
Sayangnya, meski sudah tampil sedemikian rupa ada beberapa part yang lumayan mengganggu tapi masih bisa ditolerir dan tak mengubah peforma secara keseluruhan. Apalagi kalau bukan soal logika cerita yang kadang dibuat lebay serta durasi yang terlalu lama. At least, MOTHER'S DAY, adalah film yang layak ditonton bagi Anda yang suka dengan adegan slasher berdarah-darah namun mempunyai cita rasa.

Related Posts

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis